Senin, 07 Mei 2012

Barang yang Dibawa dari dan ke Luar Negeri

Melanjutkan tulisan tentang barang yang dikirim dari luar negeri, kali ini akan dijelaskan mengenai Barang yang dibawa dari dan ke luar negeri oleh Penumpang, Awak Sarana Pengangkut (ASP) dan Pelintas Batas (PB).

LANDASAN NORMATIF

Landasan normative dari pelaksanaan ini sama dengan barang kiriman yang sebelumnya penulis muat, yaitu Peraturan Menteri Keuangan Nomor 188/PMK.04/2010 Tentang Impor Barang yang Dibawa oleh Penumpang, Awak Sarana Pengangkut, Pelintas Batas dan Barang Kiriman. Dalam ketentuan tersebut diatur sebagai berikut:

  • Barang impor yang dibawa penumpang dikategorikan sebagai barang pribadi dan barang dagangan;
  • Barang pribadi penumpang dan ASP merupakan barang yang tiba bersama penumpang dan ASP, atau 30 hari sebelum dan 60 hari sesudah kedatangan penumpang dan ASP untuk yang menggunakan angkutan laut, atau 30 hari sebelum atau 15 hari sesudah kedatangan penumpang dan ASP untuk yang menggunakan angkutan udara, yang dibuktikan dengan passport dan boarding pass;
  • Barang pribadi yang dibawa oleh penumpang dan ASP wajib diberitahukan kepada Pejabat Bea dan Cukai dengan menggunakan Customs Declarations (CD) untuk barang lost and found dan Pemberitahuan Impor Barang Khusus (PIBK) untuk barang yang terdaftar dalam manifest, dan untuk PB wajib memberitahukan kepada petugas PPLB secara lisan tentang barang yang dibawanya;
  • Barang dagangan yang dibawa oleh Penumpang, ASP dan PB diberitahukan dengan menggunakan dokumen PIBK dan berlaku ketentuan impor umum;
  • Barang pribadi Penumpang, ASP dan PB yang semula dibawa dari dalam negeri (dalam daerah pabean) kemudian dipakai diluar negeri (luar daerah pabean) dan kemudian dibawa kembali ke dalam negeri diberikan pembebasan bea masuk, sesuai dengan ketentuan tentang barang yang diekspor untuk diimpor kembali;
  • Barang pribadi Penumpang, ASP dan PB yang berasal dari luar negeri dan dipergunakan di dalam negeri dan akan dibawa kembali ke luar negeri diberikan pembebasan bea masuk, sesuai dengan ketentuan tentang impor sementara;
  • Barang pribadi penumpang diberikan pembebasan bea masuk sebesar nilai pabean FOB 250 US Dollar per penumpang atau FOB 1000 US Dollar per keluarga untuk setiap kedatangan, apabila tidak memenuhi ketentuan tersebut dikenakan bea masuk dan pajak dalam rangka impor (PDRI);
  • Barang pribadi penumpang juga diberikan pembebasan cukai 200 batang sigaret, 25 batang cerutu, 100 gram hasil tembakau iris atau lainnya (atau perbandingan ketiganya), 1 liter Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA), untuk setiap orang dewasa, selebihnya akan dimusnahkan;
  • Barang pribadi ASP diberikan pembebasan bea masuk sebesar nilai pabean FOB 50 US Dollar untuk setiap kedatangan, apabila tidak memenuhi ketentuan tersebut dikenakan bea masuk dan pajak dalam rangka impor (PDRI);
  • Barang pribadi ASP juga diberikan pembebasan cukai 40 batang sigaret 10 batang cerutu, 40 gram hasil tembakau iris atau lainnya (atau perbandingan ketiganya), 350 mililiter Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA), selebihnya akan dimusnahkan;
  • Barang pribadi PB diberikan pembebasan nilai pabean FOB 300 US Dollar (Papua New Guinea) per orang per bulan, FOB 600 Ringgit Malaysia per orang per bulan dan FOB 600 ringgit per perahu per trip (Malaysia), FOB 250 US Dollar per orang per bulan (Filipina), FOB 50 US Dollar per orang per hari (Timor Leste), selebihnya dikenakan bea masuk dan PDRI;
  • Barang dagangan tidak diberkan pembebasan bea masuk dan cukai;
  • Diberikan jalur merah (pemeriksaan bea cukai) apabila barang penumpang dan ASP melebihi pembebasan, barang berupa hewan, ikan dan tumbuhan atau produk yang terbuat dari ketiganya, barang berupa psikotropika, narkotika, precursor, obat-obatan, senjata api, senjata angin, senjata tajam, amunisi, bahan peledak, benda/ publikasi pornografi, barang berupa uang atau instrument pembayaran lainnya dalam rupiah atau mata uang asing senilai 100.000.000 atau lebih, dan berupa barang dagangan;
  • Diberikan jalur hijau (tidak dilakukan pemeriksaan bea cukai) apabila membawa barang selain barang tersebut diatas;
  • Dst.

CARA PERHITUNGAN BEA MASUK DAN PDRI

Sama dengan pungutan barang kiriman, yang membedakan hanya nilai pembebasannya saja

Menghitung Bea Masuk:
((Nilai Barang FOB – USD Pembebasan) + Asuransi  + Freight) x kurs x tariff bea masuk

Menghitung Pajak dalam rangka impor (PDRI):
((((Nilai Barang FOB – USD Pembebasan) + Asuransi  + Freight) x kurs) + (bea masuk)) x tariff PDRI

LARANGAN PEMBATASAN

Sama dengan ketentuan barang kiriman, pelanggaran terhadap ketentuan ini berakibat dengan tindakan hukum.

Ditambahkan bahwa pengeluaran dan pemasukan uang tunai diatur oleh Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai nomor P-05/BC/2005, dijelaskan setiap orang yang membawa ke dalam atau keluar daerah pabean Indonesia senilai Rp.100 juta atau lebih atau mata uang asing yang senilai dengan itu wajib memberitahukan atau melaporkan kepada Pejabat Bea dan Cukai.

PERTANYAAN DAN JAWABAN

bapak..saya mau tanya, maaf kalau pertanyaan yang kami miliki kurang bermutu. kalau ada seorang TKI, pulang kampung membawa sebuah LAPTOP, apakah barang tersebut di kenakan BEA CUKAI, di air port internasional di seluruh indonesia. TRIMAKASIH (Anonim)
Jawab: Benar Pak, apabila melebihi pembebasan maka akan dikenakan pungutan bea masuk dan PDRI.

Saya baru download peraturan tentang persyaratan dan tata cara membawa uang keluar negri (rupiah). Pertanyaan saya, bagaimana kalo kita mau bawa uang dlm bentuk dollar ke LN sekitar $5.000...apakah ada peraturannya? (Anonim)
Jawab: 5.000 dollar kalau kita kurs kan ke rupiah nilainya akan melebihi  100 juta, berarti harus lapor kepada Petugas Bea dan Cukai.

ALAT PERHITUNGAN PUNGUTAN BEA MASUK DAN PDRI UNTUK BARANG BAWAAN PENUMPANG

Penulis sediakan alat perhitungan untuk barang bawaan penumpang pada sisi kanan halaman Blog, karena untuk barang bawaan penumpang memiliki frekuensi yang lebih banyak ketimbang yang ASP dan PB. Alat ini hanya digunakan untuk membantu Anda dalam mempersiapkan besarnya pungutan bea masuk dan pajak dalam rangka impor apabila Anda bermaksud untuk membawa barang dari luar negeri. Bukan sebagai bukti hukum, dan tidak digunakan untuk keperluan yang dapat merugikan Negara.

Pada pasal 20 dan 21 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 160/PMK.04/2010 Tentang Nilai Pabean untuk Perhitungan Bea Masuk diatur mengenai Biaya Transportasi (Freight) dan Asuransi. Apabila bukti nyata atau data yang objektif dan terukur tidak dapat ditunjukan oleh penumpang terhadap Pejabat Bea dan Cukai maka:
  • Untuk pengangkutan melalui laut maka Freight-nya; 5% dari FOB (Free on Board) untuk barang yang dikirim dari negara ASEAN, 10% dari FOB untuk Asia-Non Asean atau Australia, 15% untuk negara selain dari keduanya. Sedangkan untuk pengangkutan udara ditentukan berdasarkan Tariff International Air Transport Association (IATA).
  • Asuransi  ditetapkan 0,5% dari nilai Cost and Freight (CFR).

Semoga tulisan ini bermanfaat, dan apabila ada kesalahan dalam penafsiran, pemahaman atau ketidaktahuan penulis atas peraturan-peraturan dimaksud, penulis mohon maaf dan akan selalu menerima masukan-masukan dari para pembaca demi kemajuan bersama. Terimakasih.

PUSTAKA

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 188/PMK.04/2010 Tentang Impor Barang yang Dibawa oleh Penumpang, Awak Sarana Pengangkut, Pelintas Batas dan Barang Kiriman.

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 109/PMK.04/2010 Tentang Tata Cara Pembebasan Cukai.

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 160/PMK.04/2010 Tentang Nilai Pabean untuk Perhitungan Bea Masuk.

Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai nomor P-05/BC/2005.

Referensi lainnya. 



Baca juga artikel yang berhubungan dengan ini:

83 komentar :

  1. Kalkulator perhitungan Bea Masuk dan Pajaknya keren Mas.. Sangat membantu.

    BalasHapus
  2. Terimakasih.. Semoga dapat membantu Anda..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pasti sangat bermanfaat dong pak... kapan2 mau tanya pjek nya kalo aku bawa barang dr luar

      Hapus
  3. Pak saya mau tanya, bagaimana dengan mata uang dari negara2 yg sangat susah ditukarkan di Indonesia. Sementara banyak beredar di Indonesaia?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ketentuan membawa uang tunai memang sudah diatur dalam Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai nomor P-05/BC/2005, dijelaskan setiap orang yang membawa ke dalam atau keluar daerah pabean Indonesia senilai Rp.100 juta atau lebih atau mata uang asing yang senilai dengan itu wajib memberitahukan atau melaporkan kepada Pejabat Bea dan Cukai.

      Jadi dalam bentuk mata uang asing dengan nilai Rp 100 juta atau lebih wajib melapor kepada Pejabat Bea dan Cukai.

      Hapus
  4. Banyak Money Changer dan Bank yang menolak penukaran beberapa mata uang terutama dari negara2 Eropa Timur, Amerika Latin, Afrika bahkan sesama ASEAN. Cara membawa ke negara yg bersangkutannya bagaimana? Krn yakin kalau di negaranya pasti laku

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setiap orang yang membawa uang tunai (Rupiah maupun mata uang asing) ke dalam daerah pabean (dalam negeri) atau keluar daerah pabean (luar negeri) dengan nilai Rp 100 juta atau lebih wajib lapor Pejabat Bea Cukai. Memang aturannya seperti itu, dan kalau tidak salah peraturan tersebut merupakan peraturan titipan dari Bank Indonesia.

      Hapus
  5. Kalau lebih hrs lapor ke Pejabat Bea & Cukai. Pertanyaan saya :
    1. Lebih itu kira2 berapa Pak?
    2. Apa ada kewajiban dari kami yg hrs dipenuhi? seperti dokumen2, atau pembayaran administrasi lain karena membawa uang lebih dari Rp. 100 juta

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nilai Rp 100 juta atau lebih, berarti 100 juta ke atas wajib lapor Pejabat Bea dan Cukai. Ketentuan ini diatur oleh Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor 01/BC/2005 tentang Tata Laksana Pengeluaran dan Pemasukan Uang Tunai, Peraturan Bank Indonesia Nomor 4/8/PBI/2002, Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2003 Tentang Tindak Pidana Pencucian Uang.

      Membawa uang Rupiah 100 juta atau lebih ke luar daerah pabean (luar negeri); sebelumnya harus mendapatkan ijin terlebih dahulu dari Bank Indonesia, setelah mendapat ijin maka diwajibkan untuk melapor ke Bea Cukai dengan menggunakan dokumen ekspor BC 3.2. Apabila kedapatan tidak ada ijin, maka akan didenda 10% dari jumlah uang yang dibawa dengan batas maksimal 300 juta, sisanya dikembalikan. Apabila BI tetap tidak mengeluarkan ijin, maka uang rupiah tersebut tidak dapat dibawa ke luar daerah pabean.

      Membawa uang Rupiah 100 juta atau lebih ke dalam daerah pabean (dalam negeri); wajib lapor Bea Cukai dengan dokumen impor Customs Declaration (BC. 2.2) untuk diperiksa keasliannya. Apabila tidak memberitahukan maka akan dikenakan denda 10% dari jumlah uang yang dibawa dengan batas maksimal 300 juta.

      Membawa mata uang asing senilai Rp 100 juta atau lebih ke dalam daerah pabean atau keluar daerah pabean; wajib memberitahukan dengan dokumen ekspor BC 3.2 dan impor 2.2. serta menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan oleh Pejabat Bea dan Cukai.

      Disamping itu apabila seseorang terbukti melanggar Undang-Undang Tindak pidana pencucian uang, maka dapat terkena sanksi dipidana pencucian uang.

      Hapus
  6. Pak,saya saat ini tinggal di Spanyol dan punya rencana untuk pindah ke Indonesia.Rencananya saya mau membawa serta mobil pribadi saya disini berikut perabotan rumah.
    Yang saya mau tanyakan,apa ada free tax untuk barang barang pribadi yang akan dibawa kembali ke Indonesia? Kalau tidak ada, bisa saya diberi tahu dasar perhitungannya ? Apakah merk mobil pribadi akan mempengaruhi besaran pajak nya apabila tidak ada bebas bea nya?
    Terima kasih sebelumnya Pak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Barang pindahan dari luar negeri dibebaskan dari pungutan bea masuk. Barang pindahan tersebut berupa keperluan rumah tangga milik pribadi yang semula dipergunakan di luar negeri, kemudian dibawa pindah ke dalam negeri. Kecuali untuk barang pindahan yang dikategorikan sebagai barang dagangan atau kendaraan bermotor tidak diberikan pembebasan bea masuk. Jadi Bapak nanti harus membayar bea masuk dan pajak dalam rangka impor atas kendaraan bermotor yang dibawa pindah ke Indonesia. Besarnya pungutan bea masuk dan pajak dalam rangka impor, salah satunya juga dipengaruhi oleh besarnya harga kendaraan tersebut.

      Untuk lebih jelasnya, mengenai syarat dan ketentuan pembebasan, silahkan baca tulisan saya tentang Barang Pindahan dari Luar Negeri. Sukses Pak..

      Hapus
  7. Pak, saya mau mengajukan beberapa pertanyaan :
    1. Kalau saya jalan2 ke Jepang, lalu pulangnya saya bawa buku2 bacaan dan makanan snack sebesar dus indomie (bukan u/dijual), kira2 saya akan bermasalah di bea cukai bandara tidak ya? (baik itu bandara Sukarno Hatta-Kuala Lumpur-Haneda)
    2. Kalau saya kirim buku dari kantor pos jepang (isi buku2 yang sudah di buka sampul plastiknya/bukan baru), dan kalau di jumlah, totalnya lebih dari $50, apa akan tetap kena pajak (walau itu bisa dikategorikan sebagai barang bekas)?
    3. Kalau saya menerima kiriman barang dari luar negri dari 2 penggirim yg berbeda (jepang) & (hongkong) tapi alamat-nama tujuan sama (masing2 isinya kurang dari $50) dan ke-2 paket itu tiba ke pos di waktu yg bersamaan, apa saya kena pajak bea cukai? jika iya, apakah saya bisa memilih paket tertentu yg ingin saya bayar pajaknya?

    Terima kasih :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pertama; kalau hanya buku-buku bacaan dan snack mungkin nanti akan diperiksa secara selektif oleh pemeriksa barang dibandara Indonesia. Buku mungkin diperiksa isinya, misalnya kalau memuat tentang politik akan diperiksa lebih lanjut oleh pihak kejaksaan, tapi kalau hanya buku cerita atau pelajaran tidak dilakukan pemeriksaan mendalam. Snack mungkin dilakukan scanning oleh mesin pemindai, karena maraknya penyelundupan narkotik yang dikemas dengan makanan.

      Kedua; Setiap barang kiriman dari luar negeri dengan nilai pabean diatas FOB $50, maka kelebihannya akan dipungut bea masuk dan pajak dalam rangka impor, walaupun barang tersebut bukan barang baru/ bukan barang dagangan atau hanya hadiah.

      Ketiga: Keduanya mendapatkan pembebasan bea masuk, karena ketentuannya berbunyi pembebasan diberikan sampai dengan nilai pabean FOB $50 untuk setiap orang per kiriman.

      Hapus
    2. Terima kasih banyak ya Pa atas jawabannya
      Blog anda sangat membantu sekali :D

      Hapus
  8. bolehkah jika sy kirim 1 slop cigarette, kopi, Dan keperluan pribadi buat suami Di amerika. dari Indonesia ke USA. dan bagaimana caranya. mohon petunjuknya, trima kasih sebelumnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebelumnya silahkan baca tulisan saya tentang Mengirim Barang ke Luar Negeri, disana ada beberapa barang yang dibatasi pengirimannya, termasuk Kopi Instan yang hanya diperbolehkan sampai dengan 23 kg. Kemudian untuk cigarette, sepengetahuan saya sepanjang cigarette tersebut adalah barang yang sudah dilunasi cukainya boleh saja dikirim ke luar negeri. Untuk mengetahui cigarette tersebut sudah dilunasi cukainya, dari pita cukai yang terpasang pada kemasannya. Namun saya juga kurang tahu, apakah di USA ada pembatasan atau larangan barang kiriman berupa Rokok dan Kopi.

      Hapus
  9. Saya ingin bertanya:
    saya warga asing yang akan berkunjung ke indonesia. apakah saya boleh membawa barang berupa 5 kg panili (batang)dari indonesia ke negara saya jika saya akan kembali? apakah diperlukan dokumen berupa surat keterangan dari bea cukai?
    Terima kasih, mohonb infonya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepertinya bukan barang larangan dan pembatasan untuk diekspor Pak. Mungkin dilakukan pemeriksaan oleh pihak Karantina tumbuhan saja.

      Hapus
  10. Selamat sore pak,Ada ga ya peraturan yg jelas perihal cukai untuk barang bekas yang dikirim ke indo karena diservis dgn garansi di luar negeri?
    Ini jam tangan omega hubby. Wkt itu rusak sewaktu dia pakai di indo, trus kita bawa servis di uk dgn garansinya yg msg berlaku. Tapi wkt kita balik indo bln lalu, jam tgn nya blum siap service. Trus skr jam nya dikirim dari uk via fedex. Kemaren status kiriman sudah declare custom di airport jakarta. Dan Pihak custom ato fed ex nya minta bayar pajak importnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pertanyaannya sudah saya jawab di tulisan saya tentang Barang Kiriman dari Luar Negeri Bu. Karena komentar pada tulisan tersebut terlalu banyak, jadi tidak langsung tampil di halaman pertama. Silahkan klik "memuat" untuk melihat komentar dan balasan komentar yang sudah dijawab. Sekali lagi saran saya, sebaiknya Anda datang ke Fedex atau Bea Cukai nya dengan membawa bukti yang syah.

      Hapus
  11. halo,

    saya sedang belajar di Australia, lalu hendak liburan sebentar ke Indonesia. saya membawa tas-tas perempuan (kira-kira 20 pc yang berbeda beda), beberapa baju baru, pernak-pernik baru untuk oleh oleh, semua label dan tag harga juga masih ada, apakah saya akan bermasalah nanti di bandara Soekarno hatta?

    terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tidak masalah Bu.. hanya saja kalau nilainya diatas pembebasan yang diberikan (diatas FOB $250), kelebihannya akan dikenakan bea masuk dan pajak dalam rangka impor..

      Hapus
  12. oh, saya lupa satu hal lagi, kalau saya membawa alat elektronik baru dan masih di segel, bagaimana?

    terimakasih

    BalasHapus
  13. Saya ingin bertanya :
    Dalam beberapa hari saya akan ke singapura untuk berliburan dan berencana membeli handphone yang harganya kurang lebih 500SGD dan akan membeli sebanyak 3 unit karena titipan dari teman, sehingga total barang bawaan saya 1500SGD. saya pergi sendiri dengan pesawat dari soeta dan pulang kembali juga dengan pesawat turun di soeta.

    Mohon di bantu perhitungan total bea masuk yang harus saya sediakan berapa? Mohon maaf saya masih kurang yakin dengan perhitungan yg telah saya lakukan.

    Terima Kasih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Perhitungannya sama saja Pak.. silahkan baca jawaban saya yang lain. Setahu saya, hand phone maksimal 2 buah..

      Hapus
  14. saya diminta menirimkan rokok 2slop,korset,dan vcd keaustralia kira2 diperbolehkan tidak

    BalasHapus
  15. mo nanya nih pak...misal saya beli HP yang nilainya lebih dri 250 USD, tpi HP ini saya pakai akan saya bawa lagi ke luar negeri...apakah termasuk dalam aturan sbb : barang pribadi berasal dari luar negri di bawa ke dlm negeri dan akan di bawa lagi ke luar negeri tidak d kenai bea masuk.
    terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bener Pak.. diberikan pembebasan bea masuk. Sama seperti dalam perlakuan impor sementara (temporary admitted).

      Hapus
  16. Mohon penjelasan tentang keterangan bapak berikut "Membawa mata uang asing senilai Rp 100 juta atau lebih ke dalam daerah pabean atau keluar daerah pabean; wajib memberitahukan dengan dokumen ekspor BC 3.2 dan impor 2.2. serta menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan oleh Pejabat Bea dan Cukai."
    pertanyaan saya; bagaimana jika yang membawa uang tersebut orang asing untuk diantarkan ke kita, apakah kita harus punya dokumen jg jika iya dokumen apa bu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Membawa mata uang asing

      Dalam peraturan Dirjen Bea Cukai nomor 01/BC/2005 diatur bahwa yang diwajibkan memberitahukan adalah "Setiap orang yang membawa.." mata uang asing yang setara dengan Rp 100 juta atau lebih..

      Hapus
  17. Mohon Infonya Bu.. Pak..!! Saya Usman di Medan.
    Kalau saya akan di Kirimin 1-Unit Laptop
    Bekas Pakai dari Malaysia, Berapa Biaya yang
    harus saya bayar? Mohon di Rinci dgn Rupiah..
    karena saya tidak paham dengan
    Kalkulasi atau Rumus Bea Cukai.
    Trm ksh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau misalnya harganya 2jt atau $200 (misal untuk nilai tukar $1 = Rp 10000), berarti Freight nya $10, asuransinya $1.05, dikirim melalui PT. Pos atau Perusahaan Jasa Titipan. Dengan tarif untuk Laptop bea masuk 0% dan PPN 10%, PPh pasal 22 7.5%. Jadi diperkirakan terkena pungutan sebesar Rp 281.838.

      Hapus
  18. selamat malam...

    mohon pencerahannya...

    saya sekarang lagi training di Jepang schedulenya selama 6 bulan...rencananya bulan depan sudah mau kembali ke Indonesia...nah selama di sini kebetulan saya deket sama tetangga yang orang amerika dan bulan kemarin dia sudah kembali ke Amrik sana....nah dari si bule ni saya dapet warisan 2x gitar listrik + 2x pajangan berupa boneka jepang dalam box kaca yang kurang lebih masing2 ukurannya 40 x 40 x 40 cm dan juga beberapa action figure doraemon, samurai X, dll yang udah gak ada boxnya...dia bilang kalau saya beli di toko souvenir harga tu boneka jepang bisa mencapai @15,000yen...nah berhubung dia gak bisa bawa balik ke amrik tu pajangan sama gitar n beberapa action figure mangkanya dia warisin deh ke saya daripada dia buang katanya...

    Nah yang saya mau tanyakan :
    1. kira2 waktu saya pulang nanti bawa tu warisan dari si bule berupa 2x gitar listrik & 2x boneka pajangan dan oleh2 lain yang saya beli buat keluarga dan teman2 di Indonesia bakal bermasalah dan kena pajak gak ya? oleh2 lain yang saya beli di sini aza kalau dikonversi ke USD nilainya udah lebih dari $250 (walaupun lebihnya cuma sedikit)...nah bagaimana dengan barang pemberian si bule tersebut apa akan bermasalah dan dikenakan pajak juga secara itu barang bekas hasil pemberian bukan boleh beli baru di toko jadi gak ada struk/kwitansinya...

    2. Sudah 4 bulan ini saya punya nintendo wii beli bekas di sini seharga 5000yen dari pemilik sebelumnya, rencananya mau dibawa pulang juga buat oleh2 untuk anak saya...nah ini nintendo wii karena saya beli bekas dan gak ada struk serta kardusnya apa bakal dikenakan pajak juga di cengkareng nanti?

    Mohon pencerahannya...karena terus terang saya ora mudeng masalah perpajakan..

    Terima kasih sebelumnya....Domou Arigatougozaimashita.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau nilai barangnya lebih dari $250, tentunya akan dikenakan bea masuk dan pajak dalam rangka impor. Tidak ada istilah barang bekas atau barang baru dalam barang bawaan. Sepanjang barang itu dibawa dari luar negeri untuk dimasukkan ke dalam negeri akan dilihat nilai pembebasannya..

      Hapus
  19. Om mau tanya..tapi maaf sebelumnya kalo pertanyaannya konyol....tapi tolong di jawab yak.. ‎​​​Ήέέ •• Ήέέ •• Ήέέ •• ..
    Saya seorang tki dan rencana semua barang mau tak paketin saja pulang engga bawa banyak barang...
    Nah dlm pengirimann barang itu ada minuman berakholnya apakan di perbolehkan... ato melanggar aturan kah??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Minuman mengandung etil alcohol paling banyak 350 mililiter untuk setiap alamat penerima kiriman, selebihnya akan dimusnahkan petugas Bea dan Cukai..

      Hapus
  20. kalo bawa laptop kena bea berapa ya????

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tergantung harga laptopnya Mas.. Kalau lebih dari $250, kelebihannya akan dipungut bea masuk dan pajak dalam rangka impor.

      Hapus
  21. Saya mau tanya,kalau saya mau bawa masuk bawang putih dari malaysia,(dalam 3 kilo) apa boleh gak.terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nanti diperiksa sama petugas karantina Pak, sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 14 TAHUN 2002 Tentang karantina tumbuhan.

      Hapus
  22. mau tanya pak, kan teman saya dikirimi handphone dari hongkong ke indonesia 10 buah. namun yg diberikan hanya 2 buah. sisa handphonenya dapat diupayakan bagaimana pak? trims

    BalasHapus
    Balasan
    1. Malah seharusnya impor barang kiriman berupa HP dan sejenisnya tidak boleh, sejak diatur dengan peraturan Menperindag yang baru nomor 82/M-DAG/PER/12/2012 tentang Ketentuan Impor Telepon Seluler, Komputer Genggam dan Komputer Tablet. Dahulu memang impor HP hanya terkena pembatasan sertifikasi dari Kominfo, dan impor barang kiriman dikecualikan dengan sertifikasi sebanyak 2 buah.

      Hapus
    2. Bukannya dalam pasal 22 pada peraturan tersebut ada pengecualian untuk barang pribadi maksimal 2 unit?
      Saya juga lagi tunggu kiriman dari china. :)

      untuk peraturannya bisa didownload di sini: http://peraturan.bcperak.net/peraturan-menteri-perdagangan-nomor-nomor-82m-dagper122012

      Hapus
    3. Pak Hendro Haryanto yang ditanyakan Bu Melisa Barady adalah impor barang kiriman, bukan impor barang bawaan penumpang atau awak sarana pengangkut. Kedua jenis impor tersebut sangat berbeda, dan pembebasan nilai pabeannya pun berbeda. Silahkan baca kembali tulisan saya tentang Barang Kiriman dari Luar Negeri dan Barang Bawaan Penumpang.

      Barang pribadi penumpang dan/atau awak sarana pengangkut dengan jumlah paling banyak 2 (dua) unit dari jenis yang berbeda per orang memang merupakan salah satu yang diberikan pengecualian dalam Permendag 82/M-DAG/PER/12/2012, namun barang kiriman dari luar negeri tidak diberikan pengecualian.

      Untuk itu saya mohon kepada para pembaca agar menanyakan atau berkomentar sesuai dengan judul pada tulisan yang saya buat. Agar para pembaca yang lain bisa belajar dengan benar dari diskusi kita.

      Hapus
    4. Maaf atas kesalahan informasi yang saya berikan :)
      Melanjuti pertanyaan Ibu Melisa, Saya ingin menambahkan pertanyaan yang hampir sama. Saya sedang tunggu kiriman HP dari China, supaya barang saya bisa keluar dari BC syarat2 apa saja yang mesti saya penuhi? Behubung itu barang untuk konsumsi pribadi saya sendiri. Terima kasih.

      Hapus
    5. Lebih baik dikembalikan saja ke penjualnya Pak (direekspor), pilihannya hanya itu. Tapi kalau pemberitahuannya tidak benar maka barang tersebut akan menjadi barang yang dikuasai negara sebagaimana dalam pasal 53 UU No 17 Tahun 2006 Tentang Perubahan UU No 10 Tahun 1995 Tentang Kepabeanan.

      Hapus
    6. Saya sudah baca permendag 82 tahun 2012, benar tidak ada aturan soal barang kiriman pribadi, yg ada barang bawaan penumpang. Lalu saya baca permendag 83 tahun 2012, pada pasal 19 nomor 1 huruf b, ada aturan tentang barang kiriman pribadi produk tertentu(telepon seluler termasuk salah satunya) selain barang jadi. Dan di permenkominfo 29 tahun 2008 ada juga pengecualian untuk barang kiriman pribadi maksimal 2 unit, pada pasal 6 nomor 1 huruf b.

      Hapus
    7. Benar Pak Hendro, itu pengecualian untuk pembatasan Importir Terdaftar (IT) Produk Tertentu. Telepon seluler memang masuk dalam kategori produk tertentu sesuai dalam Permendag 83/M-DAG/PER/12/2012. Pengecualian dari IT Produk Tertentu untuk barang kiriman dan barang bawaan penumpang selain pakaian jadi sebanyak FOB US$1.500,00 per orang dengan menggunakan pesawat udara.

      Namun Telepon Seluler bukan hanya terkena pembatasan IT Produk Tertentu atau bahkan NPIK Produk Tertentu. Akan tetapi juga dibatasi dengan IT Telepon Seluler, Laporan Surveyor sebagaimana Permendag 82/M-DAG/PER/12/2012 dan Sertifikasi Kominfo sesuai Permenkominfo 29 tahun 2008.

      Jadi tetap tidak bisa Pak Hendro. Semoga bisa dimengerti.

      Hapus
    8. Terima kasih informasinya. Menurut laporan terakhir dari DHL, pihak custom meminta surat rekomendasi dari kemendag, bahwa shipment tersebut bukan untuk diperjualbelikan. :)

      Hapus
  23. Kalo bawa mobil dari kuala lumpur gimana ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gak masalah Pak, asal kan bayar bea masuk dan pajak dalam rangka impornya.. Barang baru dan mengadopsi VIN, untuk diterbitkan STNK nya kelak..

      Hapus
  24. Pak saya mau tanya , kalo kita beli mobik di amerika trus mau di bawa ke indonesia prosedurnya gimana ? Terimakasih

    BalasHapus
  25. saya mau tanya, saya dapat kiriman barang dari singapur sebuah tablet, tapi tertahan karna harus ada surat rekomendasi dari mendag, apakah sudah ada yang pernah mengurus? mohon informasi nya ya,,
    terimakasih

    BalasHapus
  26. saya mau tanya, kalau membawa sebuah laptop tapi lengkap sama suratnya gimana ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau nilainya diatas $250 dikenakan bea masuk dan pajak dalam rangka impor..

      Hapus
  27. halo mas saya mau tanya, aturan untuk membawa smartphone dari luar negeri oleh penumpang.
    1. berapa jumlah HP/smartphone max yang diijinkan untuk masuk Indoesia oleh penumpang?
    2. siapa yang menentukan nilai HP tersebut? karena saya rencana mau bawa hape secondhand, satu adalah pemberian teman dan beberapa saya beli dari toko barang bekas di korea. handphone2 ini akan saya jadikan hadiah ponakan saya yg studi elektronik untuk bahan penelitian (sparepartnya) jadi tidak untuk diperdagangkan.
    3. selain hape yang akan saya berikan sebagai gift, saya sendiri akan membawa alat komunikasi saya pribadi yang nanti akan saya bawa kembali ke korea, apakah itu juga dihitung sebagai jumlah HP total yg saya bawa atau dipisah sebagai barang impor sementara?

    terima kasih banyak atas jawabannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Barang pribadi penumpang dan/atau awak sarana pengangkut dengan jumlah paling banyak 2 (dua) unit dari jenis yang berbeda per orang.

      Hapus
  28. maaf pak saya mau menanyakan prosdur pengurusan kembali barang yang tertahan di cargo dikarenakan terdapat barang bekas yaitu pakaian bekas dengan berat 20 kg seperti apa ya? terimakasih

    BalasHapus
  29. Menambahi pertanyaan mengenai hp di atas:
    Apabila smartphonenya adalah iPhone 4 (yang dibeli di Indonesia kemudian dibawa ke Amerika; yang berarti bebas bea), iPhone 5 dan iPhone 5s (keduanya dibeli di Amerika) apakah termasuk dua unit dari jenis yang berbeda?

    Informasi Tambahan: Saya adalah mahasiswa Indonesia (tugas belajar di Amerika) yang akan pulang ke Indonesia.

    Saya juga akan membawa sebuah laptop yang dibeli di Amerika (dibelikan oleh sekolah/pemberi beasiswa sehingga tidak ada faktur pembeliannya). Apakah laptop dan hp dapat dimasukkan ke dalam barang pindahan?

    Terima kasih sebelumnya.

    BalasHapus
  30. Halo saya mau tanya untuk mendapatkan surat izin dari BI dan Bea Cukai karena membawa >100 juta bagaimana caranya? Apakah bisa diurus on the spot di airport atau bgmn? Tks.

    BalasHapus
  31. Blognya sangat menarik dan informatif meski tak terlalu mudah mencerna istilah dan proses yang didasarkan peraturan. Lebih menarik bagi saya membaca kasus-kasus dan pembahasannya, karena langsung menyentuh pada yang terjadi di lapangan.
    Tulisan Anda sangat mengacu ketat pada peraturan. Namun pada praktiknya seringkali diberikan keringanan, bahkan pembebasan, sehingga terjadi ketidakpastian.
    Saya ingin bila Anda dapat memberikan tanggapan atas contoh ini, karena hal ini adalah kasus umum yang sering terjadi bagi orang banyak.
    Bila saya bepergian ke luar negeri, barang pribadi yang kerap saya bawa adalah (nilai dalam USD) laptop (900), iPad (700), 2 ponsel (600), kamera (600), harddisk (125), kacamata (150), kacamata hitam (180), arloji (350), sepatu (160), koper/ransel (180), 3 celana & pakaian lain (200), jaket (100). Bila pergi untuk keperluan tertentu, menyelam misalnya, total peralatan saya sekitar USD1500.
    Kebanyakan pelancong dewasa ini membawa seluruh atau sebagian besar barang di atas yang merupakan perabot “standar”, baik pelancong untuk bisnis maupun wisata. Tak ada yang “aneh” atau “mencurigakan” dalam daftar itu dan harganya pun masih wajar meski tak murah.
    Karena peraturan membatasi maksimal setara USD250, hampir tak mungkin saya dapat terbebas dari bea, sekalipun tidak semua barang “standar” tersebut saya bawa. Jadi berdasarkan peraturan, kebanyakan orang seharusnya terkena bea bila membawa barang serupa masuk ke Indonesia. Tapi kebanyakan pelancong dibebaskan untuk masuk tanpa dikenakan bea walau membawa barang-barang tersebut. Hal ini berlaku bagi warga negara Indonesia yang kembali dari luar negeri atau warga asing yang membawa masuk sementara barang ini dan akan dibawa kembali ketika pulang.
    Nah, bagaimana tanggapan Anda terhadap hal tersebut? Saya tanyakan ini karena pembebasan ini memberikan ketidakpastian. Orang jadi bertanya-tanya apakah dapat membawa masuk ini dan itu tanpa bea, seperti gitar listrik, papan surf, handycam semipro, stik golf, sepeda, dan lain sebagainya yang cukup lazim dibawa bepergian dan hampir pasti berharga di atas USD250.
    Lalu apakah ada rujukan peraturannya mengenai pembebasan barang tersebut sehingga jelas sejelas-jelasnya tentang mana yang bebas bea dan mana yang kena bea.
    Lalu bagaimana petugas membedakan antara barang dagangan (misalnya jenisnya sama tapi jumlahnya lusinan) tapi berharga kurang dari USD250 dengan barang pribadi (seperti contoh di atas tapi baru misalnya).
    Perlukah saya mengajukan PIBK untuk katakanlah 200 buah saputangan aneka warna seharga $1 per buah yang belum jelas akan saya koleksi atau akan saya perdagangkan misalnya. Meski saya tak berniat memperdagangkannya (karena itu dianggap barang pribadi), saya dapat saja berubah pikiran seketika. Dan adakah konsekuensinya ketika barang yang saya bawa sebagai barang pribadi itu akhirnya saya jual?
    Terima kasih banyak, semoga membantu banyak pelancong.

    BalasHapus
  32. Pak, saya mau Tanya kalaua saya bawa emas batangan milik pribadi dari Indonesia ke Australia, apakah ada peraturannya dan apa saya perlu ijin meningat barang tersebut milik pribadi dan legal.. Kemungkinan saya barang bawaan saya tersebut akan dipersulit oleh pihak bea cukai atau tidak? Mohon informasi ASAP.. terima kasih

    BalasHapus
  33. Pak, mau tanya....Teman saya baru kembali dari jepang...dan beli 2 botol minuman beralkohol....titipan saya...dan sekarang dia di jakarta....nah, masalahnya saya posisi di luar jawa....apa bisa kedua botol minuman tersebut dititipkan ke orang lain, yang kebetulan ke daerah saya....atau adakah cara lain untuk mengirim minuman tersebut? terima kasih...

    BalasHapus
  34. Pak saya mau tanya, jika saya membeli HP dari USA, peraturan apakah yg sedang berlaku untuk pembelian barang tersebut sekarang ini? Jika saya hanya membeli 2 buah Hape, apakah saya harus lapor ke kemendag dan postel ataukah saya hanya tinggal membayar bea masuknya saja di Pos, dengan perhitungan lama yaitu di atas $50 dikenakan bea masuk? terima kasih

    BalasHapus
  35. Mau nanya bu

    Ada temen minta kirim mangga dari indinesia kejepang
    kurang lebih 2 ton...
    Pertanyaannya :
    1. apakah bisa di kirim atas nama pribadi
    2. Bagaimana prosedure pengirimannya
    3. Bagai mana dengan perizinan dan pajaknya
    4. Adakah batas pengiriman secara pribadi

    Thnks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ekspor mangga (HS Code 0804.50.20.00) tidak terkena pembatasan ekspor, jadi dapat dilakukan oleh eksportir perseorangan/ pribadi. Untuk penjelasan lebih detil mengenai prosedur ekspornya, silahkan datang dan tanyakan ke bagian layanan Informasi di Kantor Bea Cukai terdekat.

      Hapus
  36. Mau tanya... klo misalanya ada tki di hongkong d beri mobil sedan jenis merci kira-kira kalau d bawa ke indonesia berapa biaya cukainya? Padahal d sana mobil sudah tidak laku untuk dijual.. trus prosesnya susah pa tidak?
    Terima kasih sebelumnya

    BalasHapus
  37. selamat siang,
    maaf pak mau tanya, bulan maret sy mau ke jepang dg visa kunjungan teman,tujuan wisata.ternyata teman saya tersebut berbisnis dg teman yg di indonesia jualankeripik pedas dan minta saya u bawakan satu koper keripik pedas u dijual di jepang,terus terang sy sedikit khawatir,bagaimana pak apa dibolehkan?o iya saya transit di kuala lumpur juga,mohon pencerahannya.

    BalasHapus
  38. Pak kalau bawa baju bekas dari eropa ke dlm negeri apa boleh, maksutnya ini baju bekas yg tidak ada nilai nya karna saya ambil dari pembuangan baju bekas jadi baju nya beda2. Rencana akan saya berikan ke saudara Dan orang2 yg kurang mampu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Barang pribadi penumpang dikecualikan dari ketentuan umum dibidang impor. Jadi bisa juga barang tersebut bekas/ bukan baru. Namun tentunya kuantiti nya harus wajar layaknya barang bawaan penumpang. Karena secara umum untuk impor baju dalam kondisi bekas tidak diperbolehkan.

      Hapus
    2. Pak mau tnya. Jika saya mau membeli barang2 seperti snack hewan disini utk dijual lagi maka tdk dkenakan pembebasan ya. Jd full hrs bayar pajak? Jika ya.. bisakah tolong sya mengetahui brp pajaknya jika saya mebeli sebanyak kuranglebih 7 jt rupiah total. Bentuk baramg makanan kemasan dan asesoris utk anjing. Lalu apakah yg dmaksud keluarga itu suami istri?

      Hapus
  39. Kalo ane bawa mobil dari UK, terus masuk indo gimana ni mas apakah bebas pajak atau kena pajak masuk atau bagaimana?

    BalasHapus
  40. Pak mau tnya. Jika saya mau membeli barang2 seperti snack hewan disini utk dijual lagi maka tdk dkenakan pembebasan ya. Jd full hrs bayar pajak? Jika ya.. bisakah tolong sya mengetahui brp pajaknya jika saya mebeli sebanyak kuranglebih 7 jt rupiah total. Bentuk baramg makanan kemasan dan asesoris utk anjing. Lalu apakah yg dmaksud keluarga itu suami istri

    BalasHapus
  41. Somebody essentially help to make seriously articles I would state. investigate this site This is the first time I frequented your web page and thus far? I surprised. index with the research you made to create this particular publish amazing. informative post Magnificent job! internet

    BalasHapus
  42. Pak..selamat sore..
    bagus banget ni artikel.
    cuma saya ada mau tanya, apakah kalau kita belanja online di salah satu situs Malaysia, usd kira kira 124 gitu. kira - kira dikenakan bea cukai berapa ya? saya kurang paham biaya bea masuk itu berapa. dan ppn udah flat ya 10%?

    Terima kasih , Pak

    BalasHapus
  43. pak mau nanya neh.. seumpama orang indonesia pergi keluar negeri membawa sebuah kamera... apakan itu nanti kena pajak/beacukai?

    BalasHapus
  44. Kalau saya kirim barang bekas dari jepang yang nilainya kurang dari 50dolar,barang tersebut untuk di jual kembali.apakah kena cukai pak?terimakasih,,

    BalasHapus
  45. Bolehkan saya mengirim uang dari luar negeri dengan nominal lebih dari 150 juta? apakah akan kena pajak?

    BalasHapus
  46. Pak mau tanya.Di peraturan diatas,ditulis penumpang diijinkan membawa minuman beralkohol sebanyak 1 liter/orang. Berarti kalo saya beli minuman beralkohol 2 botol ditax free shop diairport luar negri asalkan volumenya gak lebih dari 1 liter, bisa gak Pak? Soalnya dengar2 katanya cuman bisa 1 botol/org.

    BalasHapus

Agar saling mengenal, saya berharap Anda tidak memakai "Anonim/ Anonymous". Anda bisa gunakan Akun Google, LiveJournal, WordPress, TypePad, AIM, OpenID atau paling tidak menggunakan Name/URL dimana Anda mengisikan Nama dan alamat URL facebook, twitter atau alamat email sekalipun.

Anda juga bisa mengikuti perkembangan Blog ini baik Artikel maupun Diskusi lainnya dengan menekan ikon/ gambar "Facebook, Twitter atau Blogger" pada menu Ikuti Perkembangan Blog Ini.

  © Catatan Kecik | بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً |

Template by Dicas Blogger | Topo   

Template disesuaikan oleh | Catatan Kecik |